Media Utama Terpercaya

31 Januari 2026, 14:18
Search

Prestasi Gemilang! Indonesia Ukir 25 Rekor di ASEAN Para Games 2025

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Upacara penutupan ASEAN Para Games 2025
Upacara penutupan ASEAN Para Games 2025. [Foto: Kemenpora]

Jakarta, mu4.co.id – Kontingen Indonesia meraih hasil gemilang di ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Di bawah kepemimpinan Chef de Mission Prof. Dr. Reda Manthovani, Tim Merah Putih melampaui target medali dan bersaing di papan atas.

Indonesia mengoleksi total 392 medali, terdiri dari 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu, jauh di atas target awal yang dipatok sebanyak 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu. Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen akhir, di bawah Thailand sebagai tuan rumah.

Reda Manthovani mengapresiasi atlet dan ofisial yang tampil konsisten, disiplin, dan penuh semangat sepanjang kompetisi. Ia menegaskan capaian ini bukan hanya soal jumlah medali, tetapi juga kualitas perjuangan serta pesan kesetaraan yang dibawa atlet disabilitas Indonesia di level regional.

Dilansir dari Klasika Kompas pada Sabtu (31/1), sejumlah cabang olahraga menjadi penyumbang medali terbesar. Para Atletik meraih 44 emas, melampaui target yakni 25 emas. Para Renang menyumbang 29 emas dari target 8 emas, disusul Para Badminton dengan 12 emas. Sementara Para Judo mencatat prestasi sempurna dengan menyapu 7 medali emas di seluruh nomor yang diikuti.

Baca Juga: SEA Games 2025 Berakhir, Indonesia Tempati Posisi Kedua dengan 91 Medali Emas

Indonesia juga meraih gelar juara umum di sejumlah cabang, termasuk Para Angkat Berat dan Para Panahan. Di level individu, perenang Jendi Pangabean menjadi peraih emas terbanyak dengan tujuh medali emas. Atlet termuda, Siti Aisyah (15), turut mencuri perhatian lewat raihan dua emas, satu perak, dan tiga perunggu, serta memecahkan dua rekor ASEAN Para Games.

Secara total, kontingen Indonesia mencatat 25 rekor ASEAN Para Games dan satu rekor Asia. Capaian ini menunjukkan kemajuan pembinaan olahraga disabilitas nasional dan sejalan dengan visi pembangunan SDM yang inklusif dan adil.

Ke depannya, Chef de Mission menegaskan komitmen mendukung persiapan menuju Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, dan berharap prestasi ini menjadi momentum memperkuat dukungan bagi olahraga disabilitas di Indonesia.

(Klasika Kompas)

[post-views]
Selaras