Media Utama Terpercaya

15 Januari 2026, 23:35
Search

Perkuat Pengamanan Haji 2026, TNI Kerahkan Personel Khusus Pelindung Jemaah

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
TNI Kerahkan Personel Khusus Pelindung Jemaah
TNI Kerahkan Personel Khusus Pelindung Jemaah [Foto: himpuh.or.id]

Jakarta, mu4.co.id – Mabes TNI menyiapkan dan melatih sejumlah personel untuk bertugas sebagai pelindung jemaah (Linjam) untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, sekaligus bagian dari kesiapan TNI dalam membantu pengamanan jemaah selama pelaksanaan haji.

“Perlu saya sampaikan bahwa Mabes TNI saat ini TNI telah menyiapkan dan mengikutsertakan pelatihan personel sebagai Linjam untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji. Pada prinsipnya, TNI siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam rangka memberikan perlindungan dan rasa aman bagi jemaah haji Indonesia, sesuai dengan tugas perbantuan dan ketentuan yang berlaku,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah, Rabu (14/01/2026).

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania menambahkan menurutnya penugasan personel TNI sebagai pelindung jemaah haji harus dipisahkan secara tegas dari tugas pelayanan haji. Ia menyebut, penambahan unsur TNI dan Polri pada prinsipnya bukan menjadi persoalan selama penugasannya jelas, yakni untuk perlindungan jemaah dan penguatan aspek keamanan.

“Tupoksi TNI sebagai pelindung jemaah harus tetap dibedakan dari tugas pelayanan haji, sehingga penempatannya perlu berada dalam skema tersendiri dan tidak menggerus alokasi petugas haji. (Namun) Saya mengingatkan agar penempatan unsur TNI–Polri ini tidak mengurangi kuota petugas haji yang sudah diatur dalam regulasi penyelenggaraan haji,” katanya, Kamis (15/01/2026).

Baca juga: UIN Antasari Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji 2026, Rektor Tekankan Profesionalitas Pendamping Jemaah

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, petugas haji dari unsur TNI dan Polri pada tahun ini ditambah hingga dua kali lipat atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto menyusul kinerja yang dinilai disiplin dan bertanggung jawab.

“Jumlahnya dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Jadi memang amanah Presiden Prabowo menginginkan unsur TNI Polri itu ditambah karena evaluasi setiap tahun kinerja petugas haji dari unsur TNI Polri itu bagus kerjanya,” kata Dahnil.

Pihaknya pun memastikan para petugas haji mampu menunjukkan integritas dan kekompakan saat menjalankan amanah Prabowo di Tanah Haram, Madinah, dan Mekkah. Karenanya, Kemenhaj mengusung diklat petugas haji selama sebulan dengan konsep semi-militer yang melibatkan unsur TNI dan Polri.

“Kami ingin memperbaiki itu semuanya dengan pendekatan-pendekatan kerja tim yang kuat,” pungkas Dahnil.

(kompas.com)

[post-views]
Selaras