Media Utama Terpercaya

13 Januari 2026, 18:57
Search

Heboh! Kemunculan Fenomena Sinkhole di Sumatra Barat, Warga Ramai Mengambil Airnya. Apakah Aman?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Penampakan kemunculan sinkhole di Sumatra Barat
Penampakan kemunculan sinkhole di Sumatra Barat. [Foto: Universitas Gadjah Mada]

Sumatra Barat, mu4.co.id – Masyarakat Sumatra Barat, tepatnya di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota heboh karena kemunculan sinkhole atau amblasan sedalam 8 meter tampak menampung air yang terlihat biru dan jernih.

Dengan kemunculan air ini, banyak asumsi viral di internet yang menyatakan terkait khasiat air tersebut. Namun hal itu dibantah langsung oleh pemerintah.

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasco Ruseimy memperingatkan agar masyarakat setempat tidak meminum air yang ada di sinkhole tersebut karena berdasarkan laporan yang sampai kepadanya, air tersebut mengandung bakteri yang cukup tinggi.

Baca juga: Pasca Banjir, Tanah Aceh Mengeluarkan Kekayaan Alam, Mulai dari Solar Sampai Emas. Ini Lokasinya!

“Air ini nggak ada hubungannya dengan bisa menyembuhkan kesehatan. Tolong jangan sampai terjadi hal-hal sirik di sini. Air ini tidak boleh diminum, sudah dicek di lab dan bakterinya tinggi,” ujarnya dilansir dari akun instagramnya @vasco_ruseimy, Selasa (13/1).

Pakar geologi dari ESDM juga telah melakukan kajian beberapa hari, tetapi untuk mendapat hasil yang lebih komprehensif dibutuhkan peralatan tambahan.

Menurut hasil lab yang dilihat Vasco, air di sinkhole tersebut memiliki Total Dissolved Solids (TDS) atau Total Padatan Terlarut yang cukup bagus. Kandungan pH air tersebut 6,5 yang artinya berada di tengah-tengah batas aman dan tidaknya dikonsumsi. Meskipun kandungan pH aman, tetapi air tersebut mengandung bakteri E.Coli yang cukup tinggi, sehingga berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia.

Baca juga: Fenomena Langit di Cirebon, Pengamat BRIN Sebut Meteor, Ini Penjelasannya!

Vasco mengingatkan bahwa fenomena ini merupakan rezeki dari alam. Namun, jangan sampai ada fenomena sirik akibat kemunculan sinkhole di Sumbar ini. Pasalnya, menurut pantauannya sudah ada beberapa teori yang mengarah ke potensi sirik seperti asumsi yang mengatakan air tersebut adalah zamzam, atau air tersebut dapat menyembuhkan luka, hingga ada yang berasumsi lobang sinkhole tersebut tembus ke Makkah.

“Jadi menurut hasil kajian dari Badan Geologi ESDM dan Dinas Kesehatan, air ini mengandung bakteri yang cukup tinggi. Jadi kalau bisa jangan diminum. Kalau dari pH-nya masih standar, TDS-nya bagus, tetapi bakterinya tinggi,” jelas Vasco.

(CNBC Indonesia, Instagram Vasco Ruseimy)

[post-views]
Selaras