Media Utama Terpercaya

13 Januari 2026, 10:44
Search

Sedot Perhatian Publik, “Mens Rea” Komika Pandji Pragiwaksono Trending No.1 di Netflix Kalahkan Drama Korea

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Mens Rea Pandji Pragiwaksono
Mens Rea dari Pandji Pragiwaksono sedot perhatian publik dan menjadi tontonan favorit no.1 di Netflix Indonesia [Foto: Youtube Pandji Pragiwaksono]

Jakarta, mu4.co.id – Sebuah program Stand-Up Comedy bertajuk Mens Rea yang dimotori oleh komika Pandji Pragiwaksono menyedot perhatian publik hingga menjadi tontonan favorit no.1 di saluran televisi berbayar Netflix Indonesia.

Mens Rea bahkan mengalahkan sejumlah tayangan internasional, termasuk drama Korea Cashero, serial legendaris Stranger Things (episode terakhir), The Walking Dead, serta anime Sentenced Be a Hero.

Secara terminologis, dilansir dari laman Cornell Law School, Ahad (11/1/2026), Mens Rea merupakan istilah dalam hukum pidana yang merujuk pada pengertian ‘niat jahat’ atau unsur kesengajaan di balik suatu perbuatan. Istilah ini berasal dari bahasa Latin dan menjadi syarat penting untuk mempidanakan seseorang, selain adanya perbuatan fisik atau actus reus yang melanggar hukum. 

Sebelum ditayangkan di Netflix, Mens Rea dipentaskan secara langsung dalam rangkaian tur di 10 kota besar di Indonesia sepanjang 2025. Pertunjukan puncaknya digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 30 Agustus 2025, yang kemudian direkam dan dikemas ulang menjadi format spesial show untuk platform streaming.

Pertama kali tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025 tanpa sensor, Pandji mencoba mengungkap berbagai isu sosial dan politik yang tengah terjadi saat ini dengan balutan komedi.

Baca juga: Komika Pandji Dilaporkan Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Kedua Ormas Buka Suara, Ini Faktanya!

Gaya observasinya yang tajam dipadukan dengan satire berani, menjadikan candaannya tak sekadar sindiran, tetapi juga menjadi bahan introspeksi.

Pandji menguliti perilaku pejabat publik, membahas kondisi demokrasi, hingga menyentil tokoh-tokoh besar yang selama ini kerap dianggap tabu untuk dikritik secara terbuka di atas sebuah panggung dan disaksikan tidak kurang dari 10.000 penonton pula.

Berdasarkan pantauan mu4.co.id dari tayangan program Mens Rea yang berdurasi hampir 2 jam tersebut, Pandji menyebut beberapa nama-nama tokoh besar di dunia politik diantaranya Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, Erick Thohir, bahkan wapres Gibran Rakabuming Raka.

Pandji juga membahas tentang kebiasaan warga Jawa Barat dalam memilih pemimpinnya yang kebanyakan berasal dari dunia artis. Ia menyebut Deddy Mizwar, Dede Yusuf, hingga nama Dedi Mulyadi sebagai artis YouTube.

Tak hanya tokoh, Pandji juga menyasar 2 organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah, yang disebutnya terbelit dalam bagi-bagi konsesi tambang batu bara. Meski faktanya, hingga kini Muhammadiyah belum menerima Izin Usaha Pertambangan (IUP) seperti yang dijanjikan pemerintah.

Baca juga: Belum Ada Kepastian Pembagian Tambang Selama 1,5 Tahun Untuk Muhammadiyah. Bahlil Beri Tanggapan ini!

Lebih berani lagi, Pandji bahkan menyoroti kasus yang terjadi di tubuh Kepolisian RI, ia menyebut nama Teddy Minahasa Putra, Ferdy Sambo, dan juga keterlibatan Raffi Ahmad.

Tayangan pedas ini kontan menuai pro kontra, ada pihak yang mendukung program ini sebagai sarana kritik sosial dan edukasi publik dengan gaya santai, namun ada pula yang menanggapinya serius, sampai-sampai melaporkan sang komika ke kepolisian dengan tuduhan penghinaan 2 ormas keagamaan. Tetapi belakangan kedua pengurus pusat ormas Islam tersebut menegaskan laporan itu bukan pernyataan resmi organisasi.

Nampaknya Pandji juga telah mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bakal terjadi karena berani mengumbar isu kontroversial ke ranah komedi. Dilansir dari konteks.co.id disebutkan Pandji belajar dari seorang aktivis HAM, Haris Azhar, tips agar terhindar dari tuntutan pihak yang tak senang dengan materi stand-up nya.

“Hati-hati Mas Pandji ngomong politik. Nanti kena kasus,” ujar Pandji menirukan pesan Haris.

Pandji menambahkan tips Haris agar aman saat membahas isu politik.

“Kalau mau ngomong sesuatu yang kontroversial, awali dengan kalimat ‘menurut keyakinan saya’,” kata Pandji.

Apapun itu, setidaknya Mens Rea menjadi viral ketika masyarakat disuguhkan dengan tayangan yang tak biasa dan membuat sedikit paham akan absurditas praktik-praktik hukum dan politik yang sedang terjadi di Indonesia.

[post-views]
Selaras