Banjarmasin, mu4.co.id – Setelah 3 hari terlaksana, CRM Award VI akhirnya sudah sampai dirangkaian acara penutupan.
Dalam penutupan tersebut, salah satu sambutan dan amanat disampaikan oleh Dr. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes. selaku Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus menutup secara resmi acara CRM Award VI 2025 di panggung utama Halaman Masjid Al Jihad Banjarmasin pada Sabtu Malam (15/11).
Mengawali sambutannya, ia mengapresiasi kepada Masjid Al Jihad sebagai tuan rumah, karena CRM Award VI 2025 ini dari segi kepesertaan merupakan yang terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya.
Kemudian dari sisi akomodasi CRM Award kali ini menciptakan terobosan terbaik karena peserta diinapkan di hotel untuk memuliakan tamu walaupun sempat ditolak oleh ketua LPCRPM Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Baca juga: Berikut Daftar Lengkap Pemenang CRM Award VI 2025!
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para rektor yang berhadir pada acara CRM Award VI ini. Sebanyak 31 rektor diundang dalam acara ini untuk menerima penghargaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) yang mendukung cabang dan ranting Muhammadiyah.
“Sudah selayaknya ketika perguruan tinggi pusatnya ilmuwan dan bagian dari center of excellence harus terus menjadi inspirasi kemajuan untuk cabang dan ranting yang ada disekitarnya,” ujar Agus.

Ia mengatakan acara ini merupakan bukti dari amanat muktamar ketika pertama kali LPCR dibentuk kemudian menjadi LPCRPM menjadikan cabang dan ranting semarak di berbagai tempat.
Salam dari LPCRPM sering ia gunakan dalam pengajian Muhammadiyah. Salam tersebut berbunyi “Ranting itu penting, Cabang harus berkembang, Masjid makur memakmurkan”.
Agus menyampaikan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga mengapresiasi acara ini dan berharap akan diadakan secara terus menerus.
Baca juga: CRM Award VI: Penjurian Finalis Kategori Best of The Best. Bagaimana Mekanismenya?
Dan untuk CRM kali ini ada kategori baru yaitu best of the best.
“Kami tadi mendapatkan informasi, apa yang dimaksud best of the best itu, ternyata best of the best ini, cabang-cabang yang sudah pernah menjadi yang terbaik setelah sekian tahun difollow up oleh Pimpinan Pusat LPCR, apakah masih memiliki kinerja terbaik, maka kemudian ditemukan menjadi prestasi best of the best,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Agus mengungkapkan banyak prestasi yang didapatkan oleh Muhammadiyah. Ia berharap prestasi tersebut tidak hanya di puncak pimpinan saja.
“Prestasi itu tidak boleh hanya berada di menara gading, tapi ketika orang mau hadir, Muhammadiyah yang nyata di masyarakat bisa melihat cabang ranting kita yang hidup,” tutupnya.















