Media Utama Terpercaya

29 November 2025, 18:22
Search

Prabowo Pidato di PBB Urutan ke-3 Usai Donald Trump. Bahas Soal Palestina!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Sidang PBB
Prabowo Pidato di PBB Hari Ini, Posisi ke-3 Usai Donald Trump [Foto: Instagram Pribadi Presiden Prabowo Subianto]

Jakarta, mu4.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS), hari ini, Selasa (23/09/2025), pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato pada urutan ketiga dalam forum internasional yang berlangsung pada 9 hingga 30 September 2025 tersebut, persis setelah Presiden AS Donald Trump.

Diketahui, setidaknya ada 16 pemimpin negara yang akan berpidato, dengan Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva di urutan pertama dan Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyev terakhir. Setiap kepala negara mendapat waktu 15 menit untuk berpidato.

“Sesuai jadwal yang diterima, Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato pada urutan ketiga pada sesi Debat Umum PBB pada 23 September 2025, setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat,” ungkap Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/09/2925) lalu.

Baca juga: Prabowo Hadiri Undangan Presiden China Xi Jinping, Berada di Kursi Terdepan Bersama Pemimpin Dunia

Lebih lanjut, Seskab Teddy juga mengatakan bahwa Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia. Forum PBB itu juga akan menjadi panggung bagi Indonesia untuk menyuarakan kepentingan negara berkembang dan memperkuat posisi diplomasi Indonesia di kancah global.

“Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia, tidak hanya untuk kembali tampil di level tertinggi pada forum PBB, namun juga untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif,” ungkapnya.

Baca juga: PBB Adopsi Resolusi Palestina, 142 Negara Setuju, 12 Negara Abstain dan 10 Negara Menolak!

Presiden RI Prabowo Subianto pun dalam pidatonya menyatakan Indonesia akan mengakui Israel bila Israel mengakui Palestina. “Kita harus menjamin status kenegaraan Palestina, tapi Indonesia juga menyatakan bahwa jika Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan langsung mengakui negara Israel, dan kita akan menjamin keamanan Israel,” kata Prabowo.

“Indonesia sekali lagi menekankan komitmennya terhadap solusi dua negara untuk mengakhiri masalah Palestina. Hanya solusi dua negara yang akan mengarah ke perdamaian,” lanjutnya.

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan kecaman terhadap aksi kekerasan yang menimpa warga sipil di Gaza, yang disebutnya sebagai tragedi dan bencana kemanusiaan. “Kami mengecam segala bentuk tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil tak berdosa,” kata Prabowo.

Forum itu pun, kata Prabowo, merupakan langkah bersejarah mewujudkan perdamaian di Palestina.
(cnbcindonesia.com, kompas.com)

[post-views]
Selaras