Media Utama Terpercaya

29 November 2025, 17:53
Search

TNI Siap Kirimkan 20.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza. Kapan Waktunya?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Pengiriman bantuan RI ke Gaza
Pengiriman bantuan RI ke Gaza. [Foto: kemhan.go.id]

Jakarta, mu4.co.id – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menyetujui resolusi untuk perdamaian di Gaza. Resolusi tersebut mencakup rencana pembentukan pasukan perdamaian di Gaza yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Pasukan tersebut nantinya akan diberi nama International Stabilization Force (ISF).

Sebanyak 13 negara mendukung pembentukan ISF dalam pemungutan suara yang dipimpin AS pada Senin, 17 November 2025. Sementara Rusia dan China memilih abstain.

Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz menyampaikan bahwa sejumlah negara dengan penduduk mayoritas Islam, termasuk Indonesia dan Azerbaijan akan tergabung dalam ISF.

Pasukan ini akan bekerja sama dengan Mesir dan Israel untuk menjaga ketertiban selama Israel Defense Forces (IDF) menarik pasukannya dari Gaza, sementara Board of Peace yang digagas Trump menyiapkan pemerintahan transisi.

Baca juga: Rencana Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza Tanpa Izin PBB. Pemerintah Diminta Kaji Ulang!

Mandat pasukan ISF berlaku sampai 31 Desember 2027 dan dapat diperpanjang oleh DK PBB.

Sebelumnya, Indonesia mengaku akan mengirimkan 20.000 pasukan untuk resolusi perdamaian di Gaza. Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan pengiriman pasukan dalam jumlah besar itu berdasarkan perintah Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah memastikan pasukan yang akan dikirim tersebut berkompeten dan berpengalaman karena terbiasa menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di dalam maupun luar negeri.

“Personel tersebut berasal dari satuan yang rutin menjalani pembinaan OMSP dan misi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), sehingga kemampuan dasar, interoperabilitas, kesiapsiagaan logistik, dan operasi di berbagai medan sudah terbentuk,” ujarnya dilansir dari cnnindonesia, Selasa (18/11).

Baca juga: Prabowo Siap Kirimkan 20 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza. Begini Pidatonya di PBB!

Freddy menjelaskan seluruh personel yang dikirim terdiri dari pasukan bidang kesehatan dan satuan Zeni untuk pembangunan konstruksi. Tugas mereka yaitu membuka layanan kesehatan untuk warga korban perang dan membangun infrastruktur berupa fasilitas umum.

“Kita siapkan seperti fasilitas rumah sakit lapangan, peralatan medis darurat, ambulans, perlengkapan air bersih dan sanitasi, serta kemampuan konstruksi Zeni termasuk alat berat dan sarana rekonstruksi,” jelasnya.

Meskipun pembentukan ISF telah disetujui oleh DK PBB, namun keterangan tenggat waktu pengiriman pasukan perdamaian tersebut belum diberi arahan yang resmi.

(CNNIndonesia, Kabar24)

[post-views]
Selaras